RUN CHERRY..RUN!

RUN 1Lari adalah salah satu hobi yang paling aku sukai dan paling persisten aku lakukan sejak kecil. Aku ingat sekali, sewaktu SD aku selalu diantar papa ke Lapangan Merdeka, Balikpapan , setiap Minggu. Aku berlari-lari mengelilingi Lapangan Merdeka, sampai capek. Setelah itu, kita bermain di Pantai Monumen sambil Papa dan Mama mengikuti bimbingan Haji. Hari Minggu pagi, adalah saat yang paling aku sukai J. Kebiasaan lari pagi itu berlanjut hingga sekarang, walaupun sempat berhenti beberapa tahun, tapi satu-satunya olah raga yang selalu aku sukai adalah lari.

Walaupun aku gemuk, aku tidak mengalami kesulitan berlari lama (baca: di atas 1 km yaaa huehehehehe). Sempat kaki ku cedera karena salah sepatu dan harus fisioterapi sampai 6 kali tapi itu tidak menghentikan aku untuk terus berlari. Entah kenapa, ketika berlari, perasaanku jadi senang, aku suka senyam-senyum sendiri. Mungkin hormone endorphin benar-benar keluar sewaktu aku lari. Setahun terakhir ini, aku mulai hobi ikut lomba lari, aku targetkan 1 bulan sekali harus ikut lomba lari, tapi ternyata tidak berjalan mulus huehehehe..selain karena cedera kaki, aku juga sempat beberapa kali ikut lomba yang mengecewakan sehingga aku menunggu lomba lari yang lebih seru.

Saat ini aku mampu berlari 5 KM tanpa henti. Akan tetapi, kalau 1 minggu saja gak lari, maka kemampuanku drop. Aku juga sudah bisa lari 10 KM tetapi durasinya masih lambat. Sebenarnya lari jarak 5 KM pun aku masih lambat, inginnya sih 30 menit tapi kenyataan nya masih antara 45-50 menit. Rasanya ingin badan ini kurus, biar bisa lari lebih cepat lagi.

FLAT FOOTBicara mengenai lari cepat, kakiku tidak cocok untuk lari sprint karena kaki tergolong flat foot. Sebenarnya dulu kakiku normal, tapi karena alas kaki yang salah (baca : crocs murahan harga 50 ribuan atau flat shoes harga 35 ribuan) ditambah aku suka jalan kaki, maka robohlah otot kaki samping ku sehingga menjadi semi flat L. Aku jadi tau jenis kaki, gara-gara kakiku cedera setelah ikut lari 10 KM. Arch sebelah kanan dan kiri nyeri, ga sembuh-sembuh. Akhirnya aku melakukan fisioterapi dan konsultasi ke dokter rehabilitasi medik. Para ahli menyarankan agar aku berhenti lari karena kaki flat foot ga cocok untuk lari, rasanya sediiiih sekali. Mereka menyarankan agar aku berolahraga renang atau sepeda saja. Huhuhuhu itu dua jenis olah raga yang tidak kukusai. Boleh percaya, boleh tidak, di usiaku yang 30 tahun ini, aku belum lancar berenang dan bersepeda. Pokoknya waktu cedera adalah saat-saat terberat untukku. Karena semakin kita dewasa, kita lupa apa yang kita sukai, hanya lari saja yang kuingat.

BROOKSAkan tetapi aku ga patah semangat, aku ganti semua alas kaki. Aku hanya mau memakai alas kaki yang memiliki cushion yang mampu menopang arch. Crocs murahan dan sepatu flat aku buang jauh-jauh. Aku beli sandal Scholl tipe arch support, lalu aku beli sepatu lari Brooks Ghost Series yang punya cushion samping kanan dan kiri dan memang berfungsi untuk menjaga kestabilan flat foot. Aku juga beli sepatu casual Bata seri Flexiology yang ada cushion kanan kiri. Sepatu kantor, aku pilih yang memiliki wedges sehingga arch ku terangkat. Aku juga latihan jinjit setiap hari untuk melatih otot kaki depan. Setiap aku latihan lari, aku selalu membayangkan kakiku bertumpu pada telapak kaki tengah, bukan arch. Aku juga melatih agar kaki tidak lama-lama menginjak dasar landasan ketika berlari, sebisa mungkin kaki seperti menyentuk sedikit atau menyikat landasan, sehingga kaki ga terlalu berat menanggung badan ku yang gemuk ini.

RUN 2Daaaan hasilnya, aku bisa ikut lomba lari 10 Km BII Maybank Bali Marathon bualn September 2014 dengan durasi 90 menit. Yihaaaaa!!!! Itu lomba paling keren dan paling membahagiakan seumur hidupku. Sekarang arch ku sudah tidak sakit lagi. Paling yg sakit hanya tulang di samping kelingking kiri dan kanan karena menonjol akibat alas kaki yang busuk. Kata dokter, kondisi kaki ku tidak dapat diperbaiki menjadi normal. Oleh karena itu, aku harus menggunakan berbagai support dan teknik agar bisa tetap lari. Well, I don’t care, I’ll just run! Run cherry..run!

Advertisements

2 thoughts on “RUN CHERRY..RUN!

  1. Halo Mba Cherry,

    Nice share mba, aku baru tau bentuk kaki jadinya setelah membaca blog mba.
    kalau aku mau tau bentuk kakiku harus kedokter juga kah? atau ada cara lain yang bisa kita deteksi sendiri?

    warm regards. ^-^

    Like

    • uchi says:

      yeeeaaay….comment pertama akuuu! makasih intaan
      periksa jenis kaki, gampang kok. googling macam2 btk telapak kaki. trus kaki kmu basahin, tempel d kertas polos. tinggal dicocokin deh sm gambar 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s