KOREAN MADNESS (Seoul Part 2)

Wisata Sejarah dan Museum

  1. Gyeongbokgung Palace

Gyeongbokgung Palace adalah istana kerajaan pertama yang dibangun pada zaman dinasti Joseon. Bagi pecinta drama korea, pasti familiar donk dengan dinasti Joseon ini karena sering dijadikan latar bagi drama-drama korea yang berbasis kerajaan. Dinasti Joseon begitu sering direferensikan karena ini adalah dinasti terakhir kerajaan di Korea, sebelum mereka berubah menjadi negara republik. Dinasti ini pula yang memegang peranan besar dalam penemuan huruf Hangul yang hingga saat ini dipakai. Oleh karena itu, dinasti ini bisa dibilang paling berjasa terhadap kehidupan warga Korea saat ini.

img-gyeongbokgung-palace-91

Tampak Depan Gyeongbokgung Palace

Uniknya lagi Gyeongbokgung Palace tepat berada di jantung kota Seoul, sehingga sangat mudah ditemukan dan sangat sering dijadikan lokasi shooting hehehehe. Gyeongbokgung Palace luas sekali, di dalamnya terdapat National Palace Museum dan National Folk Museum of Korea. Selain itu pula, di area entrance ada tempat penyewaan baju tradisional kerajaan, dimana kita bisa mencoba dan berfoto di sana. Dan ternyata gratis pula J

Di istana ini juga terdapat upacara pergantian pengawal istana. Naah ini wajib ditonton, upacaranya bersifat massal dan cukup lama, jadi kita bisa puas foto2 atau merekam. Jadwal pegantian pegawal istana setiap harinya :10:00; 13:00; 15:00

2. Bukchon Hanok Village

Seperti yang saya sebutkan di awal, bahwa daerah wisata di Seoul umumnya berdekatan. Begitu juga dengan Bukchon Hanok Village, daerahnya dekat banget dengan Gyeongbokgung Palace. Bukchon Hanok Village adalah kompleks perumahan tradisional Korea yang masih rapi terpelihara dengan baik. Rumah tradisional Korea itu bernama Hanok. Perumahan tradisional ini masih dihuni oleh orang Korea dan sering menjadi tempat shooting drama Korea. Oleh karena itu, banyak dipajang di sekitaran kompleks agar pengunjung tidak berisik dan tetap menjaga privacy penduduk yang masih tinggal di daerah sana. Di sekitaran Bukchon Village juga banyak free tour guide yang secara sukarela menjelaskan peta Bukchon Village bahkan di peta juga dijelaskan spot foto paling keren untuk berfoto di deretan kompleks bangunan traditional tersebut.

SAMSUNG CSC

Best spot untuk berfoto di Bukchon Village

Selain itu, di sekitaran Bukchon Village juga terdapat cafe2 lucu dan toko2 unik menjual aksesoris dan hal2 yang tidak penting tapi lucunya minta ampun J

3. Jongmyo Shrine

Jongmyo Shrine adalah kuil utama yang digunakan untuk menghormati para raja dari Dinasti Joseon. Yang paling terkenal dari kuil ini adalah upacara penghormatan yang selalu digelar di minggu pertama bulan Mei. Nama upacaranya Jongmyo Jaerye . Sayangnya saya ke sana tidak pada bulan Mei. Jadi saya hanya berkeliling ditemani translator yang berpakaian Hanbok dan sangat anggun. Untuk berkunjung ke sini ada jadwalnya tersendiri berdasarkan bahasa. Jadi kita harus browsing dulu untuk mengetahui jadwal translator bahasa Inggris. Kita tidak diperbolehkan berkunjung tanpa ditemani oleh translator. Hal ini dikarenakan kuil ini dianggap suci dan banyak digentayangi oleh roh2 raja2 masa Dinasti Joseon.

jongmyo-shrine

Jongmyo Shrine

4. National Museum of Korea

Saya termasuk penyuka museum, terutama museum di luar negeri. National Museum of Korea adalah museum terbesar di Korea. Isinya lengkap sekali. Dari Korea di zaman pra sejarah sampai dengan sudah jadi republik ada di sini. Waduh bisa gempor deh kalo ngelilingin semua bagian museum ini. Hal yang menyenangkan di sini adalah, adanya jasa translator bahasa Inggris dan gratis pulak J

national-museum-2

Tampak depan National Museum of Korea

Jadilah saya berkeliling dengan seorang bapak2 translator yang ternyata bapak tersebut adalah pensiunan bankir sehingga penjelasan mengenai sejarah Korea menjadi sangat intelek hehehehehehe. Hal yang lebih menyenangkan lagi, di museum ini juga disediakan museum khusus anak2. Di dalam museum anak itu dijelaskan secara sederhana dan fun tentang berbagai dinasti Korea disertai dengan games2 menarik. Sayangnya di museum anak ini, hampir semua keterangan menggunakan bahasa Korea sehingga bagi anak2 expatriat harus didampingi translator.

national-museum

Tampak dalam National Museum of Korea

5. Leeum Samsung Museum of Art

Sebenarnya saya salah sangka. Saya kira Leuum Samsung Museum of Art ini museum berbau digital karena disponsori Samsung. Eeeh ternyata ini sih museum yang nyeni banget, isinya murni mengenai seni dimana saya sendiri tidak mengerti arti dari berbagai lukisan abstrak itu. Walaupun begitu, arsitektur dan interior museum ini keren banget yang ternyata didesain oleh tiga arsitek terkenal di dunia internasional. Saya sempat browsing foto2 museum ini dan keren banget kalo difoto dari luar. Akhirnya saya habiskan waktu untuk foto2 penampakan museum ini.

leeum-samsung-museum-of-art

Halaman depan Leeum Samsung Museum of Art

Seharusnya saya datang ke Samsung Innovation Museum, tapi ternyata lokasinya bukan di Seoul tapi di Suwon. Lalu belakangan saya baru tau, ternyata ada juga tuh experience store Samsung di Seoul, namanya Samsung d’light. Isinya mesin2 interaktif yang menggambarkan kecanggihan Samsung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s